Agustus 8, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

The Exact Chef, Chef Adi Ruhaedi

“Belajar dari masa lalu, jangan takut hari esok.” – Chef Adi Ruhaedi, Pastry Chef Hotel Horison Bandung, Ketua Indonesia Pastry Club Jawa Barat, Pengajar Kuliner di LPT Panghegar Bandung dan Program Studi MIK di UPI Bandung

Itulah jawaban pertama yang muncul dari Chef Adi Ruhaedi seorang Pastry Chef senior di Bandung ketika Warna Nusantara tanya mengenai filosofi memasaknya. “Hari kemarin itu menjadikan pengalaman, kesalahan-kesalahan yang kita lakukan dalam memasak menjadikan pelajaran berharga untuk makanan yang kita buat esok,” jelasnya. Demikian pula dengan rencananya kedepan setelah pensiun, “entah berusaha di bidang kuliner atau mengajar, jalani saja,” jawabnya santai.

Chef Adi Ruhaedi bukan hanya terkenal sebagai Pastry Chef saja, beliau adalah seorang akademisi kuliner. Diantaranya adalah pengajar tetap  di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Program Studi Manajemen Industri Catering (MIK) dan Lembaga Pendidikan Terapan Panghegar, Bandung. Sudah beberapa orang Chef handal yang dulu menjadi muridnya. Mengajar kuliner adalah salah satu bentuk kecintaannya pada dunia ini.  Disamping praktek memasak seseorang pun harus mengetahui teorinya.

Mulai memantapkan diri di bidang kuliner khususnya pastri sedari tahun 1983 dengan melanjutkan sekolah ke Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung atau ENHAII. Bagi Chef Adi Ruhaedi dunia pastry lebih menantang dibanding kitchen. Pastry itu ibarat di sekolah seperti ilmu exact atau ilmu pasti. Semua ada aturan atau takarannya tidak cukup mengandalkan hati saja, seperti contohnya membuat kue yang sudah pasti gramasinya, kue itu akan berbeda jadinya jika kita ubah-ubah gramasinya. Disamping itu di pastry juga dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan serta kerapihan. Tentu saja perasaan kita harus tetap dipakai, terutama dalam hal merias dan menyajikan kue bagi penikmatnya. Gaya beliau yang santai dan hangat akan berubah menjadi “tegas” jika sudah berada di dapur. Hal ini dimaksudkan untuk mendidik murid-muridnya agar berdisiplin.

Salah satu bentuk kecintaan lainnya pada dunia kuliner adalah menjadi ketua Indonesia Pastry Club Jawa Barat.  Indonesia Pastry Club sendiri adalah sebuah komunitas pastry chef dimana pembentukannya adalah untuk untuk memunculkan bibit-bibit berkualitas sebagai penerus chef-chef senior yang lebih dulu berkiprah di industri kuliner. Organisasi ini diresmikan pada tanggal 16 Desember 2010 dan memiliki 3 kategori keanggotaan yaitu kelompok senior, junior dan hobi dimana kelompok junior dan hobi dapat menimba ilmu dari senior-seniornya, salah satunya Chef Adi Ruhaedi.

Demikianlah Chef Adi Ruhaedi, disela-sela kesibukannya berkarya di dapur pastry Hotel Horison Bandung tidak lupa berbagi ilmunya dengan mengajar kuliner di beberapa perguruan tinggi dan masih sempat  meluangkan waktunya untuk mengembangkan bakat bibit-bibit muda lewat organisasi yang dipimpinnya Indonesia Pestry Club. Kecintaannya pada dunia Pastry yang baginya seperti pelajaran exact sesuai dengan moto hidupnya, “selama masih ada matahari akan terus memasak.”  Sangat beruntung Tim Liputan Warna Nusantara dapat mencicipi hasil karyanya Strawberry Cheese Cake Caramel. Bagi anda yang ingin pula mencicipi hasil karya-karyanya silahkan datang langsung ke Hotel Horison Bandung.

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *