Juni 22, 2015
Warna Nusantara (339 articles)
0 comments

Seru-Seruan Menghabiskan Libur Hari Raya Di Bromo

Libur hari Raya Idul Fitri paling dinantikan, bukan karena ajang silaturahmi dan mudiknya saja melainkan juga karena rentang waktu liburnya yang lumayan lama. Jika dihitung dengan hari raya-nya ada mungkin sekitar tujuh hari, lebih lama dari libur-libur lainnya. Memang kadangkala ada yang memberikan libur panjang di Tahun Baru, tapi itu hanya untuk beberapa perusahaan saja, tidak seperti Hari Raya Idul Fitri yang keseluruhan perusahaan wajib meliburkannya. Bagi kita warga Jakarta yang tidak ikut mudik, hendak kemana kita setelah berhalal-bihalal di Idul Fitri hari pertama? Menikmati sepinya Jakarta yang nampaknya tidak lebih baik dari ramai-nya? Gimana kalau ikut saran saya untuk seru-seruan menghabiskan libur hari raya di Bromo?

Bromo adalah salah satu gunung yang ada di kawasan Taman Nasional Tengger Bromo Semeru, Jawa Timur, merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif, berketinggian 2.329 meter diatas permukaan laut, berada di empat wilayah; Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Pasuruan dan Kabupaten Malang. Panorama sunrise-nya adalah salah satu yang paling ditunggu-tunggu wisatawan, selain itu menjelajah padang pasirnya adalah salah satu yang menantang. Padang pasirnya ditambah dengan kawah aktif yang mengepul menjadi pemandangan indah pemuas mata dan hati. Sayangnya di Jawa Timur, jauh dari Kota Jakarta. Tapi siapa takut? Dengan cara-cara ini mungkin kita bisa coba.

Libur Hari Raya jelas-jelas membuat transportasi susah di dapat, tapi coba saja berangkat pas Hari Raya atau Hari Kedua Lebaran. Untuk naik pesawat jelas akan mempersingkat waktu perjalanan, bisa ambil penerbangan Jakarta – Malang atau mau berhemat ongkos ambil Penerbangan Jakarta – Surabaya saja. Setelah itu lanjut perjalanan dengan bus menuju Probolinggo untuk selanjutnya menaiki minibus untuk sampai di Desa Cemoro Lawang, pintu masuk Gunung Bromo. Minibus-minibus ini biasa disebut “bison”. Sementara kita tutup dulu disini, jika ingin lebih berhemat kita bisa menggunakan kereta Jakarta – Malang ataupun Jakarta – Surabaya, sesuai dengan tiket yang kita dapatkan mengingat kelangkaan tiket saat arus mudik. Secara ongkos bisa jauh lebih murah tapi kita bisa bandingkan waktu naik pesawat yang 1 jam 15 menit dengan 21 jam jika kita naik kereta. Kembali ke Desa Cemoro Lawang, kita bisa menaiki jeep berkapasitas 6 orang menuju Bromo dengan melewati hamparan padang pasir-nya, untuk yang berangkat dengan jumlah rombongan 6 orang hal ini tidak menjadi masalah, tapi jika kita berangkat sendirianpun tidak harus takut karena biasanya kita bisa bergabung dengan rombongan lainnya untuk menghemat biaya sewa jeep. Tidak usah malu karena cara ini sudah biasa dilakukan. Mau yang lebih irit tapi lebih memacu adrenalin? Sewa motor ojek saja. Namun skill bermotor anda akan sangat diuji.

Kedatangan kita bisa diatur sedemikian rupa menyesuaikan dengan seberapa lama akan tinggal. Untuk short time-nya, bisa saja kita atur untuk bia tiba di Bromo siang hari, kemudian menikmati keindahan Bromo hingga sore hari. Biasanya wisatawan sangat ingin mendapatkan panorama sunrise di Bromo, untuk itu subuh kita bangun untuk menikmatinya. Selepas siang kita bisa langsung pulang ke Jakarta. Bagi yang ingin menginap lebih lama, penginapan sekelas hotel berbintang hingga wisma banyak tersedia di sana, tinggal sesuaikan dengan uang sisa THR anda. Jalan-jalan rasanya kurang pas tanpa menikmati kuliner khasnya, di Bromo kita bisa menikmati panganan bernama Rawon Bromo. Berbeda dengan rawon Jawa Timur-an biasanya karena didalamnya disertakan empal. Lengkap sudah jalan-jalannya bukan?

Liburan Hari Raya Idul Fitri yang akan segera tiba tentu akan menjemukan bagi sebaian orang seperti saya yang tidak mudik ke kampung halaman, semua saudara hanya cukup satu hari selesai semua kita kunjungi. Libur yang agak nanggung sebetulnya untuk jalan-jalan sebetulnya bisa dibuat asyik juga. Jangan tanggung-tanggung, kita seru-seruan menghabiskannya di Gunung Bromo saja.

 

Foto oleh Radya Prakarsa

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *