September 24, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Sensasi Sensitivitas Lewat Blind Dinner

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

To be blind is not miserable; not to be able to bear blindness, that is miserable. – John Milton

Panca indera adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan bagi manusia. Kelima indera ini bisa jadi merupakan syarat hidup manusia. Namun demikian kadangkala ada yang tercipta dengan memiliki kekurangan salah satu indera. Namun Tuhan Sang Maha Adil tidak akan pernah menciptakan manusia untuk menderita. Dengan kurangnya salah satu indera maka indera yang lain bekerja dengan sangat peka. Setidaknya itu yang kami alami ketika mengikuti Blind Dinner di Hotel Hilton, Bandung.

Blind dinner adalah perjamuan makan malam dalam kedaan gelap dengan mata tertutup. Kita benar-benar tidak dapat melihat makanan yang dihidangkan di hadapan kita, layaknya saudara-saudara kita yang mengalami gangguan penglihatan.  Kita hanya diberi tahu posisi gelas, sendok dan makanan yang kita santap di depan meja . Indera peraba kita akan bekerja dan ingatan kita dituntut untuk lebih tajam menghapal posisi gelas dan sendok. Sedikitnya dengan mengikuti blind dinner ini kita tahu cara bekerja saudara kita yang tunanetra. Untuk menghormati saudara-saudara kita yang mengalami gangguan penglihatan ini adalah ide dasar diadakannya Blind Dinner untuk pertama kalinya. Blind Dinner awalnya diperkenalkan di Jerman dan Swiss, kedua negara tersebut mengklaim bahwa mereka adalah negara pertama yang membawa blind dinner ke publik, namun pertama kali diadakan di London sekitar tahun 1830an.

Acara Blind Dinner di Hilton Bandung ini merupakan salah satu rangkaian dari program Dine Differently. Program ini memiliki 4 tema yaitu Chef’s Table, Wine of the World Dinner Series, Romantic Dinner dan Blind Dinner. Khusus untuk Blind Dinner ini diadakan di pool terrace Hilton Bandung dapat melakukan reservasi 3 hair sebelumnya dengan peserta 6 hingga 20 orang dengan harga IDR 350.000++ per orang. Sebelumnya peserta diharapkan dapat menginformasikan jenis makanan yang tidal dap at dikonsumsi karena faktor alergi atau lainnya. Mengapa demikian karena menu yang dihidangkan merupakan kejutan.

Untuk Blind Dinner yang diadakan tadi malam rasa penasaran kita terbayarkan ketika menyantap menu-menu lengkap dari makanan pembuka, sup, menu utama sampai hidangan penutup. Untuk menu pembukanya dihidangkan  Amouse Bouche (Permesan Custard and Herbs Truffle Gelantine), Roulade of Beef Rillettes dengan rolade yang disajikan dengan teknik sous vide serta tidak ketinggalan Delicate Mussel Soup, sup segar dengan campuran kerang sea food, alpukat, tomat dan lainnya. Hidangan utamanya Veggie Paella with Duck Confit adalah hidangan klasik dari Spanyol yang menyajikan nasi dengan menyampurkan kunyit disertai jamur, tahu dan daging bebek. Terakhir sebagai makanan penutupnya adalah Mille Feuille, irisan apel pie yang disertai ice cream vanila. Tidak usah khawatir dengan keadaan mata tertutup kita karena sebelum acara dimulai akan diberikan penjelasan singkat tentang tata cara dan aturan Blind Dinner ini.

Betul-betul sensasi dan pengalaman yang luar biasa. Lewat Blind Dinner ini kita belajar untuk menguji kepekaan indera lain selain indera penglihatan kita. Dan yang terpenting adalah menguji kepekaan kita untuk mereka yang sepanjang hidupnya harus makan dalam keadaan gelap gulita.

 

 

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_gallery type=”flexslider_fade” interval=”3″ images=”2101,2102,2103,2104,2105″ onclick=”link_image” custom_links_target=”_self” img_size=”413 x 620″][/vc_column][/vc_row]

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *