Juni 23, 2014
Maman Abdurahman (21 articles)
0 comments

Senoa Island Keindahan di Batas Nusantara

[icon type=”edit” size=”20″ float=”none” color=”#0ec006″]Sebuah catatan perjalanan Demaris Agave di batas nusantara, tepatnya di Pulau Senoa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Natuna merupakan kepulauan paling utara di selat Karimata. Di sebelah utara, Natuna berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja, di selatan berbatasan dengan Sumatera Selatan dan Jambi, di bagian barat dengan Singapura, Malaysia, Riau dan di bagian timur dengan Malaysia Timur dan Kalimantan Barat. Natuna berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea dan Taiwan.

Pulau Senoa (senue) yang letaknya tidak jauh dari Desa Sepempang, Ranai Kabupaten Natuna menyimpan panorama alam yang indah terutama pesona pantainya yang alami. Pantai pulau Senoa begitu putih, airnya yang jernih menambah nilai pesona alam pulau ini. selain itu pulau Senoa mempunyai cerita rakyat yang terkenal yaitu legenda Pulau Senoa karena bentuknya yang menyerupai wanita yang sedang hamil.

Pulau Senoa sebuah legenda Pulau “Hamil”

Jarak tempuh dari Desa Sepempang ke pulau Senoa memakan waktu 15 menit, biaya transportasi yang harus kita keluarkan untuk menuju pulau ini ± Rp. 300.000 (pulang-pergi) menggunakan pompong carteran milik nelayan setempat. Dalam perjalanan ke pulau ini kita akan di suguhi pemandangan air laut yang jernih dengan terumbu karang yang indah. Saat itu pula kita di suguhi pesona gunung Ranai yang puncaknya di selimuti awan tebal dengan jelas baik saat pergi maupun pulang dari pulau Senoa.

Pulau Senoa ini juga terkenal dengan gua sarang waletnya yang langsung menghadap di bibir laut, di sekelilingnya dipenuhi bebatuan yang curam. Dari puncak bukit gua sarang walet ini kita bisa menikmati pemandangan seperti Gunung Ranai, Batu Sindu dan Pantai Tanjung

Pulau Senoa banyak dikunjungi pada saat hari libur oleh masyarakat setempat, biasanya mereka berlibur ke pulau ini bersama keluarga dan teman-teman mereka untuk menikmati mandi air laut di tepian pantai. Untuk berlibur ke Pulau ini kita harus membawa bekal makanan sendiri karena di sana tidak ada yang berjualan, karena pulau ini termasuk pulau yang tidak berpenghuni, yang ada hanyalah penjaga sarang burung walet saja. Bagi anda yang mempunyai hobby memancing jangan lupa membawa tali pancingan karena untuk mendapatkan ikan berukuran sedang masih tergolong mudah, kita cukup memancing di bibir pantai atau pinggir bebatuan.

Nah, coba mungkin bisa menjadi salah satu target melancong berikutnya karena Anda bakal disapa pemandangan menarik yang dimiliki oleh Senoa Island. Dan karena Senoa Island masih satu “komplek” dengan tempat wisata lainnya yang tidak kalah luar biasa eksotiknya maka kunjungi juga tempat tersebut. Salah satunya adalah Alif  Stone Park, dari sana Senoa Island juga dapat terlihat keindahannya.

Salam

Sumber: Demaris Agave
Foto : Demaris Agave dan Natuna.org

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *