Juli 2, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Primadona di Bulan Ramadhan

Ramadhan selain bulan untuk melaksanakan ibadah meninggalkan pula budaya-budayanya yang khas. Khusus untuk tradisi kuliner yang ada di Nusantara tak bisa di pungkiri kolak pisang adalah primadonanya. Sepanjang wilayah Nusantara selama bulan Ramadhan ini, panganan ini yang mudah di dapat. Rasanya yang manis dengan buah-buahan sebagai bahan utamanya dirasa tepat sebagai pembuka atau ta’jil berbuka.

Sejarah singkat kolak pisang dan ubi ini menurut sejarah berawal pada masa penyebaran Islam di Nusantara. Secara filosofis kata kolak itu berasal dari kata khalik yang berarti pencipta alam semesta, pisang kepok sebagai bahannya bisa diartikan “kapok” atau secara harfiah berarti bertobat atau tidak mau mengulangi kesalahan, bahan ubinya yang biasa digunakan jenis “telo pendem” atau ubi/ketela yang terpendam adalah memendam semua perbuatan jahat. Hal-hal demikian adalah ciri khas dari penyebaran Agama Islam jaman dahulu yang terkenal luwes dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti. Pada masa tersebut kolak mulai biasa disajikan pada bulan Ruwah hingga ke bulan selanjutnya yaitu Ramadhan bulan-bulan dimana umat muslim biasa beribadah lebih giat.

Saat ini menu kolak ini bisa kita dapatkan dimana saja. Menu primadona di bulan Ramadhan. Sebagai pelengkap berikut resep ringan Kolak yang bisa anda coba praktikan di rumah.

Bahan bahan untuk Resep Kolak :

  • satu kg pisang tanduk yang bagus dan sudah matang
  • satu ons gula merah
  • satu ons gula pasir/gula putih
  • satu ons kolang-kaling, dibersihkan dan dibelah dua
  • dua lembar daun pandan, dicuci bersih
  • enam puluh lima ml santan instan
  • tiga gelas air, untuk kuah kolaknya

Cara untuk Membuat Resep Kolak Pisang :

  • Pertama Pisang tanduk dipotong potong dengan secara miring,besarnya sesuai selera, lalu kemudian sisihkan.
  • Gula merah dicairkan dengan cara direbus dengan menggunakan air yang secukupnya, lalu keudian disaring.
  • Rebus lagi gula merah tadi dan serta campurkan gula pasir, aduk aduk.
  • Kemudian Masukkan air, pisang tanduk dan lalu rebus hingga sampai pisangnya berubah warna.
  • Masukkan santan, daun pandan, kolang-kaling, lalu aduk aduk, tunggu sampai pisang empuk dan matang, angkat.

 

Bahan tulisan :

  •  www.djamandoeloe.com
  • www.resepku.me

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *