Juli 8, 2015
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Pete, Pindang, Taro dan Seblak, Inovasi Unik Kue Lebaran

Nusantara terhampar luas di lintas khatulistiwa dengan khasanah budaya yang beragam menyuratkan keunikannya. Berbicara mengenai budaya di suatu daerah salah satu yang termasuk kedalamnya adalah kuliner. Kuliner ini selain berbeda-beda seiring dengan adat istiadat daerah bersangkutan, sama seperti di tempat-tempat lainnya, hari-hari besar atau spesial biasanya identik dengan kulinernya. Sebagai contoh di Hari Raya Idul Fitri ini ketupat adalah makanan khasnya. Selain ketupat, kue-kue basah dan kering selalu tersaji di meja-meja sebagai jamuan ringan bagi tamu-tamu yang akan bersilaturahmi. Sebagai produsen terbesar industri kue rumahan di Nusantara, PT. Bonli Cipta Sejahtera lewat 3 merk yang sudah banyak dikenal masyarakat; J&C Cookies, Ina Cookies dan La Difa Cookies, menghadirkan varian pete, pindang, taro dan seblak sebagai inovasi unik kue lebaran tahun ini.

Produk-produk kue dari PT. Bonli Cipta Sejahtera atau BCS ini telah bersertifikasi halal dan menerapkan sistem HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Points) sebagai sistem keamanan pangan yang telah diakui Internasional. Memiliki 13 outlet BCS yang tersebar di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta serta dibantu oleh 1.400 agen penjualan yang tersebar hampir di seluruh nusantara bahkan produknya telah di ekspor ke beberapa negara di Asia Tenggara, Hong Kong hingga ke Amerika Serikat. Setiap harinya sebanyak 800 hingga 1.000 lusin toples kue kering diproduksi di sini. Untuk tahun ini ditargetkan dapat terjual 75.000 lusin toples yang terjual. Sudah ada lebih dari 150 varian kue, diantara terdapat varian yang diproduksi dengan menggunakan bahan tradisional seperti jengkol, kacang polong, tahu dan tempe. Selain menggunakan bahan baku yang berkualitas, proses pembuatan yang steril serta pembakaran kue dengan temperatur serta kematangan yang maksimal sehingga menjamin kue mampu bertahan hingga 7 bulan dalam toples tanpa menggunakan bahan pengawet.

Di tahun 2015 ini khususnya dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, BCS menghadirkan inovasi-inovasi kue yang unik dan berbeda. Dengan menggunakan bahan-bahan utama asli lewat inovasinya, BCS menghadirkan produk-produk yang dinamai; Pete Cookies, Pindang Cookies, Taro Cookies dan Seblak Cookies. Dinamai Pete Cookies sesuai dengan bahan utama yang dipergunakannya, petai. Melalui aromanya yang khas sayuran ini adalah salah satu favorit panganan nusantara. Citra rasa dari petai ini dipadukan dengan adonan kue kering menghasilkan rasa yang nyentrik. Pindang Cookies, sesuai namanya menggunakan bahan utama pindang ikan tongkol. Pindang ikan tongkol selain kaya akan protein yang cukup tinggi dijadikan bahan utama kue kering menghasilkan rasa yang gurih dan pedasnya melekat. Taro Cookies, dinamai demikian diambil dari kata “taro” dalam Bahasa Jepang yang berarti Ubi Ungu, memiliki sejuta manfaat kesehatan, manisnya umbi-umbian ini bisa dinikmati dalam kue kering ini. Seblak Cookies, siapa yang tidak tahu seblak di Bandung? Panganan ini memang banyak digemari dan ditemukan di Bandung. Teksturnya kenyal berasal dari kerupuk yang direbus dengan rasa pedas yang khas dari rempah bawang merah, bawang putih, garam, kencur serta cabai rawit. Panganan seblak ini disulap menjadi kue kering.

Seperti diutarakan oleh Faisal Yunus, ST, Direktur Manufacturing BCS bahwa, “penjualan tahun lalu sekitar 70.000 lusin. Tren penjualan setiap tahunnya terus meningkat, tidak terpengaruh situasi ekonomi ataupun berkurangnya daya beli. Kue kering kami identik dengan hari raya, terutama lebaran, jadi pasti dicari orang.” Dengan inovasi yang tiada hentinya dari PT. Bonli Cipta Sejahtera turut memeriahkan Hari Raya Idul Fitri tahun ini dengan kue-kue rasa pete, pindang, taro dan seblak. Menilik dari nilai penjualan tahun lalu yang tinggi dibantu dengan 4 varian ini akan memenuhi target penjualan sebanyak 75.000 lusin kue kering. Namun yang terpenting sebenarnya adalah inovasi-inovasi dari BCS menghadirkan kue-kue unik seperti pete, pindang, taro dan seblak, yang selalu kita tunggu-tunggu.

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *