Februari 15, 2014
Maman Abdurahman (21 articles)
0 comments

A Night at Pago – Pasar Malam di Papandayan Hotel

Makanan tradisi yang selalu tersaji di mana pun anda berada.

Kalimat ini mungkin lebih tepat bagi anda yang mengunjungi Hotel Papandayan tepatnya di Pago Restaurant. Makanan tradisonal yang biasanya tersaji di kaki lima kini disajikan di tempat yg eksklusif dan santai.

Makanan tradisi lokal memang makanan yang sulit kita lepaskan walaupun kita berada diluar daerah makanan itu
berasal.Terutama ‘makanan nostalgia’ atau makanan tempo dulu yang memang pernah kita coba dan rasakan khususnya di masa lalu. Hadir dengan konsep gerobak dan outdoor, sampai ketungku dan alat – alat masak tradisional terkonsep dan terkesan ‘Nyunda’ menjadi sangat eksotik ditemani terangnya lilin dan petromak.

Makanan seperti Combro atau Oncom Dijero (oncom didalam isi: Red) adalah salah satu makanan yang banyak terdapat di daerah Bandung khususnya. Rasa pedas, asin dan eksotik tergabung kedalam satu rasa sensasional yang dimasukkan kedalam adonan singkong atau kelapa yang sudah ditumbuk.

Salah satu rasa lain yang tidak bisa dilupakan adalah sambel ati yang di ‘mix’pete [peteuy : bahasa Sunda] muda yang sedikit crunchy ketika digigit di mulut. Walaupun sedikit berbaut api makanan ini adalah salah satu favorit bagi beberapa orang. Kentang yang diiris kecil seukuran dadu yang dilumuri sambal, ati dan ampela akan terasa sangat pas ditemani oleh nasi timbel yang wangi dan pulen.

Makanan lain yang tersaji antara lain Nasi Pepes, Pindang Telor, Semur Jengkol, Oseng Ikan Asin Sepat, Aneka Sate : Sate Lilit, Sate Sapi, Sate Kambing, Aneka Mie : Mie Baso, Mie Goreng & Rebus. Untuk cemilan antara lain seperti Surabi Kinca, Surabi Asin, Aneka Gorengan dan Martabak Asin serta Martabak Manis. Dan cemilan yang mulai agak sulit dicari adalah Gulali atau Cotton Candy makanan seperti kapas yang yang diolah langsung oleh Chef.

Sabtu malam di Bandung? Tidak ada salahnya mencoba makanan nostalgia dan tradisional dengan suasana hotel dan santai yang diolah oleh para Chef professional dimasak langsung di lokasi bersama pasangan dan keluarga. Well that’s a little bit story about the food tradition and the taste…

Selamat mencoba. Salam Kuliner.

Foto Foto Liputan:

[carousel_gallery include=”521,525, 526, 527″]

Warna Nusantara
Penulis : Ivan F. Wirakusumah
Foto : Ivan F. Wirakusumah& Sam Y.

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *