Oktober 16, 2015
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Meletakan Separuh Kaki Lain bersama Ikke Nurjanah

“Sesuatu itu tidak boleh lepas-lepas aja, kalau lepas nanti ada yang khilaf.” – Ikke Nurjanah

Dunia musik memang sudah menjadi jalan hidupnya. Tepatnya musik dengan alunan khas Melayu atau dangdut. Sudah hampir 3 dekade sejak diluncurkannya album pertama masyarakat nusantara mengenalnya. Hingga kini kehadirannya di industri musik dangdut akan selalu dinantikan. Walaupun demikian salah satu diva dangdut ini sadar akan keberadaannya di dunia yang sudah membesarkannya ini tidak akan selamanya. Tidak akan secara total meninggalkannya, setidaknya meletakan separuh kaki lain bersama Ikke Nurjanah.

Hingga kini bersama dengan beberapa rekannya Ikke Nurjanah membuka salah satu waralaba dengan brand Takigawa Meatbar in The Sky di Bandung. Diakuinya tidak memiliki pengalaman di dunia kuliner hanya hobby makan saja karena di setiap acara yang diadakan di luar kota selalu mencari dan mencoba makanan khasnya. Namun ketertarikannya muncul ketika sang pemilik waralaba menawarinya. Pertama mendengar nama Takigawa Meat Bar yang muncul dalam ingatan adalah Dira, putri semata wayangnya yang beranjak dewasa. Sang putri yang selalu mengikuti perkembangan kuliner adalah salah seorang pelanggan setia resto ini di Jakarta. Dipikirnya akan menjadi sesuatu yang menarik ketika sang putri menyukai resto-nya dan dia juga menyukai makanan Jepang ditambah dengan menu-menu western lainnya. Konsep berbeda yang ditawarkan dari resto ini pula yang menambah ketertarikannya, Takigawa di mall itu hal yang biasa namun dengan berada di Bandung dengan lokasi yang bagus menjadi nilai plus tersendiri.

Sebetulnya menjadi sebuah tantangan ketika memilih Bandung sebagai lokasi restorannya karena dengan banyaknya wisatawan berkunjung ke kota ini akan membuat persaingan yang sangat ketat, bisa saja sukses atau sebaliknya akan gagal dengan segala resikonya. Walaupun demikian kota ini adalah salah satu tujuannya untuk bersantai, berwisata kuliner serta mencari tempat-tempat yang unik dan tentu saja berkunjung ke Dago. Karena itu pula sangat suka ketika mendengar lokasi Takigawa Meatbar in The Sky nantinya di Dago Pakar. Dengan melihat langsung ke lokasi, terbayang konsep yang ada nantinya, pemandangan Kota Bandung yang bisa dilihat dari ketinggian dari segala penjuru, Ikke pun tak kuasa menolak tanpa memikirkan resiko-resikonya. Yang terpenting adalah ketertarikan dan kepercayaannya terlebih dahulu kepada sang pemegang waralaba.

 

Belum mau mengembangkan usaha dibidang kuliner lainnya seperti membuka brand sendiri karena merasa belum ahli di bidang ini. Karena itu pula sebenarnya keputusan jatuh kepada waralaba karena pengelolaan yang tidak dijalankan olehnya sendiri. Walaupun demikian banyak ilmu baru yang diperolehnya dari sini. Kesibukannya di dunia nyanyi masih menjadi hambatan untuk membuka usaha kuliner dengan brand sendiri. Harus memiliki partner tepat yang dapat mengelola usaha kulinernya. Saat ini hanya satu kaki yang dia pergunakan untuk mengurus usaha kulinernya sedangkan kaki yang lain di dunia menyanyi. Tidak demikian jika ingin membuka usaha kuliner sendiri karena diperlukan totalitas dalam mengurusnya.

Hingga saat ini Takigawa Meatbar in The Sky berjalan dengan baik dan sudah memiliki pelanggan yang lumayan banyak. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras Ikke bersama kawan-kawan beserta management dan staff lainnya. Walaupun demikian tidak begitu saja terlena karena kontrol harus tetap berjalan. Menurutnya manusia itu perlu dikontrol dan diberi atensi. Dari sisi psikologisnya restoran itu akan terasa ruhnya ketika sang pemilik perduli dan akan terlihat aura positifnya ketika sang pemilik memberikan atensinya. “Sesuatu itu tidak boleh lepas-lepas aja, kalau lepas nanti ada yang khilaf,” sambungnya.

Sebagai penutup, sarannya untuk yang ingin membuka usaha kuliner adalah harus memperhatikan makanannya karena dimanapun lokasi usaha kita selama makanannya enak orang pasti akan mencarinya. Demikian Ikke Nurjanah melalui Takigawa Meat Bar in The Sky-nya sudah meletakkan satu kakinya di dunia kuliner dan tetap saja satu kakinya diletakkan dengan kukuh untuk tetap dapat menghibur kita, salah satunya dengan Album teranyarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *