Januari 12, 2015
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Melestarikan Iket Sunda Bersama Kibaraya

 

Iket atau ikat kepala memang identik dengan budaya kuno Nusantara. Berbagai suku bangsa yang ada memiliki ciri khas masing-masing. Begitupun suku sunda, bermacam-macam jenis iket dari daerah masing-masing memiliki bentuk, motif dan nama sendiri. Kekayaan iket sunda inilah yang ingin diperkenalkan sekaligus dilestarikan oleh Kibaraya – Komunitas Iket Bandung Raya.

Bertepatan dengan hari jadinya yang ke-2, Kibaraya mengadakan acara yang diberi tema “Kiwari Sampeureun Jaga.” Maksudnya bisa diartikan kegiatan yang diadakan hari ini akan kita lihat hasilnya di depan. Demikian harapan Kibaraya untuk ke depan, agar acara yang diadakan bisa memberikan hasil positif bagi pelestarian iket di Jawa Barat.

Acara yang diadakan tanggal 11 Januari 2015 kemarin di Padepokan Seni Mayang Sunda, Bandung dihadiri oleh beberapa komunitas iket di Jawa Barat lainnya seperti: Bogor, Karawang, Ciamis, Cianjur dan kuningan. Digelar juga beberapa kesenian sunda dari beberapa pengisi acara: Rampak Kecapi Hanacaraka, Penack Silat – Desti Nurshiam, Seni Atraksi debus Tradisional Magic – Kang ZA, Punk Nyunda Makalangan serta Sundanis Hiphop. Selain pengisi acara tadi pengunjung disuguhkan pula dengan pameran iket.

Seperti yang di sampaikan oleh Kang Evot sebagai ketua pelaksana acara, ” secara fshion iket itu hanya sebagai pelengkap saja, namun dari selembar kain tersebut memiliki makna tinggi yang sudah tersuratkan oleh para leluhur.” Bagi yang tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai iket ini bisa langsung datang ke sekretariat Kibaraya di Jalan Caringin No. 151, Bandung.

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *