Januari 18, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Laksa dari Bogor

Kota hujan Bogor sering dikunjungi wisatawan domestik belakangan ini. Kekayaan kuliner Bogor tidak kalah menariknya dengan kuliner Bandung dan Jakarta karena banyak masakan khas Bogor yang unik wajib untuk dicicipi. Salah satu jajanan tradisional khas Bogor yang sangat terkenal adalah Laksa nya. Dari sekian banyak jenis laksa yang ada, seperti Laksa Singapore,laksa Palembang dan Laksa Betawi, laksa Bogor ini juga sering menjadi jajanan yang dicari ketika kita berwisata kuliner di Bogor. Lalu apa yang membedakan laksa Bogor ini dari jenis laksa lainnya?

Laksa,menurut kamus Wikipedia, adalah makanan berasal dari kebudayaan peranakan dicampur dengan elemen Tionghoa dan Melayu yang merupakan sejenis mie yang berkuah. Kata Laksa sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu laksha yang berarti banyak,hal ini karena laksa menggunakan banyak bahan dan bumbu rempah-rempah. Laksa Bogor itu sendiri berbeda dengan jenis laksa lainnya karena menggunakan campuran oncom  merah yang dibakar lalu dihaluskan kemudian ditambah dengan daun kemangi sehingga membuat laksa ini memiliki cita rasa yang sangat unik.

Laksa Bogor sudah mulai jarang ditemukan akhir-akhir ini…hanya beberapa tempat saja yang masih menjualnya. Yang saya ketahui Laksa yang benar-benar enak di Bogor itu ada di daerah cijeruk-cihideung (rute ke arah Sukabumi) dan di gang Aut. Agar lebih dekat dengan pusat kota, tempat yang saya rekomendasikan adalah Laksa Gang Aut di pusat kuliner jalan Suryakencana Bogor. Kuah laksanya enak sekali berbeda dengan yang lain, tidak encer seperti kuah santan biasanya karena sang pemilik membuat kuah laksanya dari kelapa yang direbus lama sehingga akan terlihat oleh kita parutan-parutan kelapa di kuahnya itu dan ketika disantap akan menimbulkan sensasi kres-kres dimulut. Campuran bihun,tauge,ayam suir,telur dan daun kemangi dibanjur kuah yang istimewa lalu ditambah dengan sambal cuka. Wah..nikmat sekali! Untuk para penyuka laksa yuk coba jika kalian berkunjung ke Bogor.

Sri Aryati, Warna Nusantara, Citizen Jurnalism

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *