Juni 19, 2015
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Lemang Tapai Teman Berbuka Masyarakat Melayu

Lemang adalah teknik memasak nasi dengan menggunakan media bambu sebagai wadahnya, secara spesifik cara membuat lemang adalah dengan memasukan nasi ke dalam rongga-rongga bambu, sebelumnya si rongga tersebut dilapisi oleh daun pisang kemudian dipanggang diatas api. Masyarakat Melayu menamai makanan ini berbeda-beda sesuai dengan daerahnya, Masyarakat Batak menamainya Lomang, Masyarakat Melayu menamai Lemang dan Masyarakat Minangkabau menamainya Lamang. Bukti bahwa makanan ini sudah ada sejak lama tertuang dari catatan perjalanan Ida Pfeiffer yang menuliskan catatan perjalanannya di Tanah Batak pada tanggal 12 Oktober 1852 yang kemudian catatan ini diterbitkan oleh koran Algemeen Handelsblad edisi 09-05-1853 yang diterbitkan di Batavia atau Jakarta sekarang. Bagi masyarakat melayu jaman dahulu yang sering mengadakan perjalanan jauh atau mungkin karena alat transportasi yang masih ala kadarnya sehingga perjalanan ke luar kota bisa menempuh waktu berhari-hari, maka teknik memasak Lemang ini banyak dipergunakan. Seiring berjalannya waktu Lemang ini dikombinasikan dengan berbagai makanan jenis lainnya, seperti sebut saja Lemang Tapai. Hingga kini Lemang Tapai masih dapat kita jumpai di daerah Sumatera, khusus untuk ramadhan lemang tapai menjadi teman berbuka masyarakat Melayu. 

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya mengenai Lamang ini, tapai ketan hitam biasa menjadi padanan yang pasnya. Tapai ketan hitam yang dihasilkan oleh proses fermentasi ini menciptakan rasa asam dan manis yang khas menjadi paduan yang selaras dengan Lemang yang berasa asin gurih. Cara mengkonsumsinya bisa dengan diaduk seperti mengkonsumsi kolak, adapula dengan mencocolkan irisan tipis lamang ke dalam tapai ketan hitam. Saking populernya makanan ini di bulan ramadhan, kesohorannya hanya dapat dikalahkan oleh rendang.

Lemang Tapai Ketan Hitam bisa ditemui di daerah Bengkulu, Pakanbaru, Minangkabau dan Tapanuli. Sangat sulit bagi kita untuk menentukan asal asli dari makanan ini jadi bisa kita tarik kesimpulan bahwa makanan ini adalah makanan khas Sumatera atau suku Melayu. Lemang Tapai Ketan Hitam bahkan menjadi teman berbuka puasa masyarakat Melayu.

 

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *