Februari 2, 2015
Maman Abdurahman (21 articles)
0 comments
Share

Lema sebuah Resep Masakan Khas Suku Rejang

Warnanusantara.com, Setelah tahu Lema yang ternyata tenar di Jepang ketimbang negeri sendiri, kini saatnya warnanusantara cerita tentang cara membuat Lema sebuah resep masakan khas Suku Rejang di Bengkulu. Konon Lema merupakan makanan wajib suku Rejang. Rasanya asam pedas apalagi jika Lema menjadi teman pendamping nasi, pastinya menaburkan sensasi tersendiri saat disantapnya.

Lema terbuat dari bahan-bahan makanan yang mudah ditemukan dan kelak saat mengolahnya akan melibatkan proses fermentasi untuk menghasilkan rasa asam yang alami. Nah catat yo! Ini bahan-bahan sederhana untuk membuat lema:

  1. Rebung (anak bambu)
  2. Ikan ( biasanya ikan mujair yang kecil, ikan laut jg bisa, tergantung selera).
  3. Sedikit nasi (dengan diberi sedikit nasi, untuk menambah efek kental)

Cara membuat Lema pun sangatlah mudah. Namun dalam pengolahannya akan sedikit ekstrem, karena ini resep sangatlah jadul.  Kita mulai dengan Rebung dicincang hingga bentuknya kecil2, tetapi jangan sampai hancur seperti bubur karena tekstur yang dibutuhkan adalah cincang kasar. Setelah Rebung tersebut dicincang tinggal dicampuri dengan ikan (ikan yang masih segar alias mentah) oleh karena itu ikan yang dibutuhkan berbentuk kecil supaya hancurnya tidak lama, dan jua dicampuri dengan sedikit nasi. Jika bahan-bahan tersebut telah tercampur semua, Didiamkan hingga kurang lebih 1 minggu. Agar menjadi asam dan ikannya hancur(busuk), sedikit serem Kan?

Awalnya memang demikian, aroma yg kurang sedap karena pembusukan ikan dalam proses fermentasi untuk menghasilkan rasa asamnya memang sedikit menggangu. Tapi setelah berubah menjadi masakan siap santap, hmmm…semuanya hilang tergantikan dengan rasa khas yang menggabungkan unsur pedas dan asamnya.

Cara sajinya? Gampang sekali!

Ilustrasi Penyajian Lema dengan Nasi

Ilustrasi Penyajian Lema dengan Lontong

Untuk menambah rasa pedas gilinglah cabe, kemudian cabe giling ditumis sampai harum. Masukan Lema dan air, masak semuanya sampai mencapai tingkat kematangan yang ditandai dengan airnya mengering. Dan hidangkan dengan nasi atau lontong.

Simak juga asal usul suku yang menciptakan masakan khas ini, disini.

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *