November 23, 2015
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Launching Kampung Wisata Eco Bambu Cipaku

Apakah Bandung adalah salah satu Kota Wisata di Nusantara? Melihat dari membludaknya wisatawan setiap harinya yang datang ke kota ini, bisa jadi demikian. Apa yang mereka nikmati di Bandung? Jawabnya tentu wisata kuliner dan fashion-nya. Nah kalau tempat wisata? Tentu kita akan berpikir keras untuk menjawabnya. Jangan jawab Ciater dan Tangkubanparahu karena dua objek wisata ini terletak di Kabupaten Subang. Tapi sepertinya masalah ini akan segera terjawab. Kota Bandung yang terkenal dengan kreatifitas-nya tentu menular ke Pemerintahan Kota-nya. Pemerintah Kota yang tidak kalah kreatif ini sudah mulai membangun objek wisata baru di Kota Bandung. Salah satunya adalah Kampung Wisata Eco Bambu Cipaku.

Sanggar Seni Budaya ECO BAMBU CIPAKU memenuhi areal yang berlokasi di samping Kolam Renang Bukit Cipaku, atau tepatnya di Jl. Cipaku Indah XII No. 8, Bandung merupakan salah satu fasilitas The Cipaku Garden Hotel dimana pendiriannya bertujuan untuk memperkenalkan kembali seni dan budaya sunda ke generasi penerus. Areal ini merupakan kawasan wisata edukasi, seni dan budaya sunda yang bisa diterima semua kalangan masyarakat, juga merupakan salah satu bentuk dukungan pada program Pemerintah Kota Bandung mewujudkan Bandung sebagai tujuan wisata dunia.

Di tahap awal pembangunan terdapat kawasan wisata edukasi seni dan budaya di areal seluas 3.200 mtr² serta prototype rumah bambu layak huni. Di areal ini akan kita temui kesenian-kesenian Sunda seperti gamelan, angklung dan sebagainya. Adapula alat-alat bermain anak-anak tempo dulu dan masih banyak lagi. Untuk pembangunan tahap berikutnya Sanggar Seni Budaya ECO Bambu Cipaku akan membangun hutan observasi dan budidaya bambu sekaligus museum bambu hidup. Ditargetkan pada 2020 di tempat yang sama dengan total areal 15 Ha akan sudah terbangun Institut Bambu.

 

 

Dalam kesempatan ini digelar pementasan seni musik angklung dan arumba, rampak gendang, seni beladiri pencak silat, barongsay, serta kesenian-kesenian tradisi lainnya. Patut kita ketahui, ECO Bambu Cipaku adalah salah satu wahana dari The Cipaku Garden Hotel merupakan tempat wisata edukasi seni budaya sunda, dimana edukasi yang dimaksud adalah; edukasi Angklung, Kaulinan Urang Lembur, Produksi Kriya Bambu, Pencak Silat, Tari serta Melukis.

 

Sanggar Seni Budaya ECO Bambu menurut Bapak Andreas Wihardja, sebagai pemilik dan pengelola, didirikan atas dasar kecintaannya pada Budaya Sunda dan Pencak Silat. Bisa dikatakan seperti seorang pria yang jatuh cinta pada gadis pujaannya, dia akan mendandani, merawat dan menjaganya. Pertanyaannya sekarang adalah, apakah kita mencintai seni dan budaya tempat kita berasal dan diami atau bahkan mati nanti? Seperti halnya Bapak Andreas Wihardja dan PT. CIPAKU INDAH memberikan hadiah yang sangat berharga bagi Kota Bandung dan warganya ini.

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *