September 4, 2015
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Kompakannya Pasangan Raka Kuburan Band dan Puput

“Kisah kasih cinta kita bagai kura kura
Biar lambat biar lambat asal asal kita sepakat
Tak perlu buru buru apalagi ragu ragu
Sudah pasti sudah pasti hati ini untuk mu” – Cinta Bom Waktu, Kuburan Band
Demikian pula kisah cinta Raka Auliantara, gitaris Kuburan Band dengan istrinya Puput. Biar lambat asal sepakat, sepakat dalam mengurus dan merawat rumah tangga. Bahkan hingga membangun usaha kecil-kecilan untuk menambah keuangan rumah tangga, semua diatur dan dikerjakan bersama. Begitupun dengan urusan dapur keluarga, berdua kompak membuat usaha yang dapat menambah penghasilan. Kompakannya Raka Kuburan Band dan Puput.
Usaha yang dijalankan oleh Raka dan Puput istrinya adalah kuliner. Seperti kura-kura usaha ini dijalankan biar lambat namun secara pasti menghasilkan. Tepatnya di tahun 2006 ketika keduanya masih berpacaran. Diawali dengan ketertarikan Puput akan makanan yang disajikan mendiang Ibunda Raka pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2006. Makanan khas Palembang yang dikenal dengan Sarikaya Ketan sangat menarik perhatiannya, ketan yang notabene biasa dikenal oleh masyarakat sunda dengan rasa asinnya namun tidak demikian dengan makanan ini, rasa manisnya cenderung dominan.
Mempelajari langsung dari perawat rumah tangga yang mendapatkan resep itu dari mendiang Ibunda Raka, membuatnya dan setelah mendapatkan rekomendasi mengenai rasanya dari Ayahanda Raka yang asli Palembang, untuk menambah kepercayaan diri, Sarikaya Ketan itu dibagikan ke tetangga. Gayung bersambut, bukan hanya mendapat pujian namun juga orderpun berdatangan. Membuat Sarikaya ketan ini cukup membuat repot juga karena menggunakan daun suji sebagai bahan pembuatnya. Daun ini cukup sulit dicari di pasaran. Terkadang bisa ditemukan dipinggiran jalan. Untuk menyiasatinya, mereka menanam pohon tersebut di pekarangan belakang rumah. Hasil yang di dapat tidak mengecewakan, Sarikaya Ketan mereka banyak dipesan untuk acara selamatan, pengajian hingga acara meeting perusahaan.
Keunikan dari makanan ini yang membuat Raka dan istri tertarik untuk memproduksi dan menjualnya. Walaupun pasang surut karena kesibukan, pada tahun 2012 keduanya yang sudah menjadi pasangan suami istri lebih serius menjalani usaha ini dengan membuat brand yang diberi nama Si Legit Selangit. Bahkan usaha kuliner ini tidak hanya berhenti disitu dengan mengeluarkan produk kue kering khusus Ramadhan serta produk es serut melon.
Khusus untuk produk ini, keduanya menjual karena ketidaksengajaan. Berawal dari kebiasaan mereka membawa sang buah hati jalan-jalan ke Taman Lansia, Bandung. Menghabiskan uang hingga Rp 200.000,- sampai Rp 300.000,- perminggunya sepertinya tidak ada salahnya untuk membalikkan keadaan untuk kembali pulang dengan membawa uang, walaupun harus bersusah payah untuk mempersiapkan makanan sedari subuh dan harus rela berdesak-desakan dengan penjual lainnya di Taman Lansia. Sekali lagi karena sepakat dan kekompakkannya, semua rintangan tidak jadi masalah. Es Serut Melon-nya laris manis dan mendapatkan omset yang tidak main-main pula. Cukup dengan waktu operasi yang singkat dan anak yang bisa main dengan riang dan terawasi menjadi motivasi Raka dan Puput untuk berjualan di sini. Sayangnya hanya berlangsung selama 6 bulan karena larangan pedagang masuk ke area Taman Lansia.
Hingga kini usaha kuliner mereka jalani dengan sangat kompak, Puput yang memproduksi sedangkan pemasaran dan promosi menjadi tanggungjawab Raka. Kue Kering, Es Serut dan Sarikaya Ketan dengan merek SLegit Selangit sudah memiliki penggemar masing-masing. Percaya diri dengan produknya karena menggunakan bahan-bahan makanan yang premium serta kebersihannya yang terjamin. “Lihat dari pesanan, kalau lanjut berarti enak, kalau berhenti berarti tidak diterima,” ujar Puput. Sangat sederhana, sesederhana kesepakatan kalian berdua.
Salam kompak.

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *