September 18, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Keindahan Tersembunyi di Bandung Barat

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

“Nature is won’t to hide herself.” – Heraclitus

Semakin sulit medan perjalanan, semakin indah juga hasil yang kita dapat. Ini yang menggambarkan indahnya Curug Malela. Terletak di Desa Cicadas, Kecamata Rongga, Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat. Curug yang dalam Bahasa Indonesia berarti air terjun ini belum banyak diketahui orang, walaupun tahu enggan untuk pergi kesana karena akses jalan yang sangat sulit. Curug Malela ini berjuluk “Niagara Mini.” Air terjun Malela ini sangat unik karena biasanya air terjun itu mejulang tinggi tetapi air terjun ini melebar hingga 50 meter dengan ketinggian 60-70 meter. Curug Malela ini merupakan air terjun yang paling tinggi dari ke tujuh air terjun yang lainnya; Curug Katumiri, Curug Manglid, Curug Ngeubul, Curug Sumpel, Curug Palisir dan yang terakhir Curug Pamengpeuk.

Aliran air Curug Malela yang sangat deras membuat air tersebut menjadi embun bila terhempas angin. Jika air embun mengenai wajah akan terasa sejuk dan menyegarkan dan apabila lebih dekat lagi dengan lokasi air terjun, akan terasa seperti mandi. Karena tidak lama lagi air embun yang semakin banyak maka akan semakin basah kuyup.

Rute perjalan untuk menuju ke Curug Malela dari Bandung melalui jalur alternatif Bandung ke cimahi. Waktu tempuh jarak bisa sampai  satu setengah jam. Dari Cimahi lanjut ke Cililin  dengan jarak tempuh 1 jam, kemudian dari cililin menuju Sedang Karta bunijaya dengan jarak tempuh 2 jam, lanjut perjalanan menuju Bunijaya ke Desa Cisadas dengan jarak tempuh 3 jam bahkan lebih karena akses jalan rusak parah. Dari perjalanan yang ditempuh tidak semua infratruktur jalan menuju curug mulus, ada juga infrastruktur jalan yang rusak parah. Jalan tersebut mulai dari Bunijaya hingga lokasi Curug Malela. Akses untuk berwisata ke Curug Malela ini hanya bisa dilalui menggunakan motor trail atau mobil offroad.

Sedemikian panjang dan tentu saja melelahkan perjalanan menuju Curug Malela. Namun demikian semua perjuangan yang kita keluarkan akan mendapatkan imbalan yang sepadan, indah dan segarnya alam Curug Malela. Alam tidak akan pernah bersembunyi.

[/vc_column_text][vc_gallery type=”image_grid” interval=”3″ images=”2013,2014,2012,2010″ onclick=”link_image” custom_links_target=”_self”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Foto dan Reportase Mamu M.  Kontributor  Warna Nusantara

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_video link=”http://www.youtube.com/watch?v=vYULhqazk3o”][/vc_column][/vc_row]

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *