Kartu Truf Wisata Garut
Januari 15, 2016
Warna Nusantara (335 articles)
0 comments
Share

Kartu Truf Wisata Garut

Tuhan menciptakan tempat yang indah memang untuk dinikmati oleh manusia. Itulah alasannya juga orang rela untuk jauh-jauh datang ke suatu tempat, hanya untuk menikmati alamnya. Parahyangan adalah salah satu sorganya alam di Nusantara ini. Penggambaran nyata tempat bersemayamnya para dewa ini adalah Garut. Dari beberapa bukti terungkap bahkan hingga Komedian Legendaris Dunia, Charlie Chaplin pernah datang dan mengambil beberapa adegan untuk filmnya di sini. Bukan karena alasan lain, tentunya adalah keindahan alamnya. Walaupun mau tidak mau Garut harus mengikuti perkembangan jaman hingga akhirnya beberapa keasriannya sudah berubah fungsi, namun tetap saja daerah ini masih menyimpan kartu truf-nya. Kartu Truf Wisata Garut.

Wisata Garut bisa dikatakan lengkap, selain pegunungan, objek wisata pemandian air panas, wisata kuliner dengan makanannya yang khas, pantai,  bahkan wisata air terjunpun ada. Salah satunya yang mungkin banyak orang belum mengetahuinya adalah Curug Sanghyang Taraje, air terjun yang tersembunyi dibalik pegunungan Garut Selatan.

Curug atau air terjun ini terletak di Kampung Kombongan, Desa Pakanjeng, Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut. Taraje dalam Bahasa Sunda  artinya tangga. Air terjun ini memang tampak terlihat seperti tangga yang membentuk 2 garis dari air terjun tersebut. Tempat ini tidak terlepas dari mitosnya. Konon dulunya curug tersebut adalah tempat yang pernah digunakan sebagai tangga oleh Kian Santang untuk mengambil bintang atas permintaan Dayang Sumbi, hingga akhirnya curug ini dinamai Sanghyang Taraje. Konon juga, di area curug ini Kian Santang menyimpan salah satu benda berharga dan dijaga oleh ular yang sangat besar dan konon lagi, penduduk sekitar terkadang masih melihat penampakan dari ular besar ini.

Jika kita hendak ke Curug Sanghyang Taraje maka tentu saja kita harus mencapai Kota Garut terlebih dahulu. Kota ini dapat ditempuh dalam waktu 2½ jam dari Kota Bandung. Dari Kota Garut menuju curug jarak tempuh kurang lebih 2 jam. Akses jalan menuju curug ini tergolong cukup bagus walau berkelak-kelok  dan kadang menemukan jalan yang kurang bagus juga.  Sepanjang perjalanan kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang menyejukan seperti perkebunan teh dan hamparan persawahan yang luas. Sebelum sampai tujuan jalanan akan berubah menjadi turunan yang curam.

Tak beberapa saat sesampainya di Curug Sanghyang Taraje  mata kita dimanjakan dengan panorama indah hijaunya hutan yang masih lebat. Tampak lebih indah dimata lagi ketika melihat pertama kali air terjun tersebut dari jauh. Dengan hamparan hijaunya hutan dan pesawahan membuat air terjun tersebut menjadi lebih kontras yang menjadi pelengkap sempurnanya tempat ini. Hanya berjalan sedikit dari tempat parkir  kendaraan untuk melihat lebih dekat air terjun. Sejauh mata memandang ternyata air terjun tersebut menjulang tinggi seperti tangga, Kita akan merasa seperti mandi hanya dengan hempasan air yang sangat kencang. Suasana yang sejuk dengan suara gemuruh air yang jatuh begitu kencang dan juga suara-suara hewan memang membuat semua orang betah untuk berlama-lama ditempat ini.

Begitu indah panorama yang Sang Pencipta buat. Di tempat yang mungkin baru sedikit orang yang mengetahuinya. Setelah dikeluarkan kartu-kartu bagus berupa pegunungan, objek wisata pemandian air panas, wisata kuliner dengan makanannya yang khas, pantai, sudah saatnya kartu truf dikeluarkan, Curug Sanghyang Taraje.

 

Liputan & Foto Mamu, Kontributor Warna Nusantara

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *