Juni 26, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Hotelnya Para Pebisnis, Dafam Betha Hotel Subang

Kabupaten Subang pada masa kini berkembang dengan pesat. Pembangunan jalan tol Jakarta- Subang – Cirebon mempermudah akses menuju Subang. Kabupaten yang berbatasan dengan Laut Jawa di utara,Kabupaten Indramayu di Timur, Kabupaten Sumedang di tenggara, Kabupaten Bandung Barat di selatan serta Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang di barat dilewati jalur pantura. Walaupun demikian kota kabupatennya tidak dilewati jalur ini. Dengan luas total daerahnya 2.051,76 km2, Kabupaten Subang ini memiliki sumber daya alam yang lengkap – memiliki laut, lahan pertanian dan perkebunan. Destinasi favorit wisata Jawa Barat pun ada di daerah ini, siapa yang tidak tahu Wisata Pemandian Air Panas Ciater dan Gunung Tangkuban Parahu. Daerah yang strategis ini telah mengundang para pengembang untuk membuka industri di sana.

Seringnya pelaku bisnis atau investor datang ke Subang secara otomatis berpengaruh pada kebutuhan penginapan yang memadai. Sebetulnya Kabupaten Subang sudah memiliki hotel-hotel yang sesuai dengan standar namun kebanyakan lokasinya jauh dari Kota Subang. Hotel-hotel yang dimaksud tersebar di daerah wisata Kabupaten Subang. Dalam menjawab kebutuhan ini Dafam Hotel grup membang sebuah hotelnya di Kota Subang. Tepat berlokasi di tengah kota tepatnya di Jalan Ahmad Yani No. 28 – 30, Subang, hotel ini bak pelepas dahaga. Setelah sekian lama akhirnya Kota Subang memiliki hotel yang bagus dan sangat memadai. 

Dafam Betha Hotel Subang memiliki menyediakan 57 kamar inapan. Gencarnya pebisnis dari luar kota – kebanyakan Jakarta yang datang dan menginap membuat hotel ini ramai dikunjungi pada hari kerja, tidak seperti hotel-hotel lainnya yang menginap dalam rangka berwisata sehingga dipadati pada masa liburan saja. Hotel yang baru diresmikan tanggal 10 Mei 2014 ini menyediakan ruangan pertemuan yang nyaman.

Sama seperti Hotel-Hotel Dafam lainnya di Nusantara, Dafam Betha Hotel Subang memiliki visi ingin memajukan kota kecil menjadi kota yang maju. Ciri-ciri yang tetap dipertahankan salah satu Hotel Dafam ini adalah selalu ingin mengangkat daerah  tempat mereka berlokasi. Hal ini terlihat dari nama-nama yang dipergunakannya seperti Meeting Room Batik Ganas, Sisingaan Restoran, Gembyung Waiting Room yang kesemuanya merupakan budaya khas Subang. Pun halnya makanan yang disajikan di Sisingaan Restorannya, nanas yang menjadi buah khas Subang disajikan dengan inovatif. Dalam rangka mengangkat industri kecil di sana disediakan tempat untuk menjual produk-produknya.

Dengan jadinya Kota Subang sebagai kota destinasi bukan hanya pariwisata tapi juga investasi ekonomi mengundang para investor untuk datang dan menginap di sana. Dafam Betha Hotel Subang telah menjawab kebutuhan kotanya akan kekurangan penginapan yang memadai.  Dengan mayoritas tamu yang menginap adalah pelaku-pelaku bisnis boleh dikatakan bahwa Dafam Betha Hotel Subang adalah hotelnya para pebisnis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *