Cafe & Resto

  Minuman anggur atau Wine adalah minuman yang populer di banyak negara. Negara-negara yang penduduknya meminum Wine paling banyak (menggunakan data tahun 2000) adalah: Perancis, Italia, Amerika Serikat, Jerman, Spanyol, Argentina, Britania Raya, Tiongkok, Rusia dan Rumania. Manusia telah membuat minuman anggur

Semenjak diresmikanya pada tanggal 10 Mei 2014, Dafam Betha Hotel Subang tampak pengaruhnya bagi Kota Subang. Adanya hotel dengan standar pelayanan tinggi di tengah kota telah memenuhi kebutuhan akan penginapan yang berkualitas. Sebetulnya bukan hanya melalui pelayanan kepuasan pelanggan yang

Nasi sebagai makanan pokok Nusantara dapat dihidangkan dengan bermacam cara, salah satunya adalah bubur. Bubur yang biasanya kita santap saat sarapan di duga merupakan makanan akulturasi Tionghoa, hal ini dapat kita lihat dari bahan-bahan pendukungnya seperti cakwe. Cara menikmati bubur

Puyuh adalah sebangsa burung yang hanya bisa terbang dan berlari sama cepatnya dalam jarak pendek walaupun ada pula dalam spesies tertentu bisa terbang dengan jarak yang jauh, tubuhnya lebih gemuk dari biasa burung lainnya. Secara ilmiah Puyuh ini dapat dikategorikan

Negara-negara yang terletak di kawasan sebelah tenggara Asia atau biasa disebut pula Asia Tenggara mencakup kawasan Indocina dan Semenanjung Malaya, berbatasan dengan kawasan Tiongkok dan Samudra Hindia di sebelah utara dan selatan serta Teluk Benggala  dan Samudra Pasifik di sebelah barat

Tidak dapat kita pungkiri bahwa Bandung adalah gudangnya kreatifitas kuliner. Salah satu faktor penyebabnya adalah persaingan yang ketat di bidang usaha kuliner ini menuntut si pelaku berinovasi untuk menciptakan makanan yang tidak hanya dicap enak saja. Bermacam makanan yang tadinya

Ngopi sudah menjadi kegiatan yang tidak dapat dihindari dalam kegiatan sehari hari, baik yang dijadwalkan maupun yang mendadak bisa! Walaupun pemaknaan kata “Ngopi” sudah berkembang dalam mewujudkannya dalam bentuk aktivitas. Bisa saja awalnya mengatakan “Ngopi yuk…..!” saat mewujudkannya ternyata bisa

“Mesti masak walaupun hanya seliter beras” kurang lebih begitu terjemahan Bahasa Indonesianya. Itulah pesan dari Almh. Hj. Tiah Suryati – pendiri Rumah Makan Bugel yang akan diingat terus oleh penurus-penerusnya. Maksud dari pesan dalam Bahasa Sunda itu kurang lebihnya adalah