Bakso yang Mewakili Generasinya
April 29, 2016
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

Bakso yang Mewakili Generasinya

Bakso seperti yang sudah-sudah kita bahas merupakan salah satu makanan favorit di nusantara. Makanan akulturasi ini seolah tanpa batas menembus jarak dan waktu, dimanapun dari ujung penjuru hingga ke sudutnya negeri dan entah dari kapan hingga kini sang daging bulat tetap bercokol mentereng. Terutama di kota Bandung, mau yang berkasta tinggi hingga semua orang mampu beli ada tersedia. Keberadaannya bahkan mampu menggantikan makanan pokok sekalipun walau tentu saja tidak akan tiap saat dinikmati. Bahkan makanan ini dapat dikategorikan sebagai obat, tentu tidak percaya? Silahkan tanya kepada ibu-ibu yang sedang mengalami penurunan emosi, apa yang mampu menyegarkan pikiran mereka kembali, kebanyakan akan menjawab “makan bakso yang panas, asam dan pedas.” Memang tidak ada hubungannya namun setidaknya dengan jargon tersebut sedikitnya menjadi sebuah pembuktian kedekatan bakso atau baso dalam kehidupan masyarakat. Hingga kini bakso sendiri mengalami perkembangan, tidak hanya melulu si daging bundar, ditemani mie dan kuahnya yang bisa disesuaikan selera namun juga varian lainnya. Sebuah pertanda bahwa makanan ini ternyata fleksibel mengikuti selera dan jamannya. Dalam edisi Festival Baso juara ini, berikut kami sampaikan varian bakso yang mewakili generasinya dan akan tampil dalam event yang diadakan tanggal 28 – 29 Mei 2016.

 

I.  Mie Bakso Banda

Mie Bakso ini mewakili bakso generasi pertama. Bisa dikatakan demikian karena variannya yang tidak banyak merubah tatanan mie bakso yang ada. Penambahan tahu serta siomay memperkuat penampilannya layaknya bakso yang dulu didominasi oleh keturunan Tionghoa. Mungkin ini terpengaruh karena latar belakang sang pemilik yang dulunya selama puluhan tahun bekerja di Bakso Nursijan. Dijamin halal karena bahan yang digunakan menggunakan daging ayam. Penambahan yang unik dan khas adalah penggunaan acar layaknya kita menikmati mie atau nasi goreng. Berlokasi di Jalan Ambon tepatnya didepan GOR Saparua, Bandung,  dinamai Mie Bakso Banda karena awalnya berlokasi di Jalan Banda. Berhubung jalan Banda tidak diperkenankan untuk dipakai berjualan lagi maka lokasinyapun berpindah ke tempat yang sekarang. Sayang memang selain lokasinya yang strategis dan tempatnya yang sangat nyaman, namun jangan khawatir ditempatnya sekarang Bakso yang menjadi lengganan Pangdam hingga ke artis ini kualitas rasa dan baksonya tidak berubah sedikitpun.

 

II. Mie Kocok Holis

Salah satu varian bakso yang sudah identik dengan Kota Bandung bahkan masuk kedalam buah tangan kota ini adalah Mie Kocok. Banyak ditemui di Kota Bandung walaupun yang termasuk ke dalam status legenda sudah banyak berkurang. Ketika berbincang dengan salah seorang pelopor penjaja mie kocok yang sudah menjajakan makanan ini dari tahun 1963, konon dinamai demikian karena kebiasaan penjualnya yang sering mengaduk kuah dalam kualinya. Keberadaan tauge dengan kikil sapi menjadi ciri khasnya, ditambah dengan asam yang hadir dari jeruk purut. Adalah Haji Ade penerus trah per-mie kocokan di Kota Bandung. Latarbelakangnya sebagai seorang chef menghasilkan Mie Kocok dengan rasa yang otentik dan unik. Hadir di Jalan Holis Bandung dari tahun 1999, seiring dengan krisis moneter yang melanda dan memaksa sang chef untuk memutar haluan dan membuka usaha secara mandiri. Entah kenapa alasannya Haji Ade yang aktif di organisasi Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) ini memilih usaha dengan membuka kedai Mie Kocok, yang jelas pilihan yang tepat karena hingga kini mie kocoknya banyak yang menikmati terutama para pendatang mingguan Kota Bandung.

 

III. Mie Ayam Jamur Tammy

Salah satu jenis varian bakso berikut ini diperkirakan muncul pada awal tahun 80-an. Hingga kini penulis belum berhasil menggali sejarah awal dari Mie Ayam ini. Bahannya sama dengan bakso dimana mie dominan sebagai sangunya, hanya saja dihidangkan layaknya mie yamin alias tanpa kuah atau kuah dipisah. Kecap dan saus sangat dominan sebagai bumbunya serta dibubuhi cincang daging ayam. Dibandingkan dengan mie kocok penjaja mie ayam lebih mudah kita temui. Sebagai perwakilan dari mie ayam ini kami hadiran Mie Ayam Jamur Tammy di Jalan Terusan Ciliwung, Bandung. Sudah lebih 12 tahun berjualan, dengan menempati tempatnya sekarang lebih dari 8 tahun. Ciri khasnya dengan menambahkan jamur merang beserta cincang daging ayamnya. Berpindah-pindah tempat karena harus menjajakan mie ayamnya di kaki lima dengan imbas selalu digusur namun pelanggan setianya tetap mencari.

 

IV. Steak Baso Pak Atjep

Bakso generasi berikutnya atau yang termutakhir adalah olahan bakso dengan penambahan serta penyajian dengan menggunakan teknik dan bahan modern. Boleh dibilang bakso jenis ini adalah gabungan antara bakso dengan panganan lain. Salah satunya adalah Steak Baso, kuliner  unik karya pak atjep ini terinpirasi dari anaknya yang suka memanggang daging baso sapi. Steak baso merupakan steak berbahan daging baso sapi disajikan dengan saus pilihan blackpepper dan barbeque juga kentang goreng dan sayuran wortel kukus serta buncis layaknya yang kita jumpai di steak-steak pada umumnya. Hanya saja keunikan steak baso ini adalah bahannya yang terbuat dari daging baso sapi. Menu di steak baso pak atjep yang terlebih dahulu terkenal dengan produk Tim Ayam Sizi, tidak hanya steak baso tapi ada juga baso kuah yang unik berbentuk hati yang didalm baso berisi baso lagi dengan berbagai rasa pilihan, rasa keju, kornet dan juga asinan lobak.

Seiring berjalannya waktu, bakso si daging giling bulat makanan asimilasi dari tiongkok menurunkan banyak sekali varian. Dari yang standar mie bakso, kemudian mie kocok dan mie ayam belum lagi aneka bakmi, bakso malang hingga ke bakso modern seperti bakso keju, steak dan lain sebagainya. Masing-masing mewakili generasi dengan pecintanya yang beregenerasi pula. Ingin mengikuti perkembangannya, bagi pecinta bakso tunggu saja tanggal mainnya, Festival Baso Juara, 28-29 Mei 2016 di Jl. Soekarno (Cikapundung), Bandung.

 

 

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *