Posts From Warna Nusantara

Back to Nature

“A good meal ought to begin with hunger.” – French Proverb Pegunungan dengan udara yang sejuk adalah sebuah pelarian yang sempurna dari kepenatan kota. Hirupan udara yang kita hisap dalam-dalam melewati hidung dan berakhir dengan memenuhi paru-paru sanggup menghilangkan segala

Nasi goreng adalah salah satu masakan dan Kuliner khas Indonesia yang membuktikan kekreatifan masyarakatnya dalam hal memasak.  Sangat mudah dibuat, dimanapun dan kapanpun namun mendunia. Nasi, telor kalau ada, bumbu, minyak goreng disatukan dan di goreng sudah langsung jadi. Bahkan

Lumpia dan Alirannya

Banyaknya peninggalan bangunan kuno berasitektur cina di daerah Jawa Tengah terutama Semarang berpengaruh pula pada kulinernya. Salah satu makanan akulturasi Cina – Indonesia terkenal dari semarang adalah Lumpia. Makanan berbentuk rolade ini diciptakan oleh seorang tionghoa yang menetap dan menikah

Hampir di setiap acara kenduri dalam masyarakat Indonesia selalu ada tumpeng. Sajian nasi berbentuk kerucut ini dalam sejarahnya berasal dari Pulau Jawa, Madura dan Bali. Kepercayaan masyarakat kuno yang mengagung-agungkan gunung sebagai persemayaman arwah-arwah leluhur dan dewa-dewa  mempengaruhi bentuk kerucut dari

Tak selamanya warna hitam itu dikonotasikan dengan hal yang buruk. Kita sebut saja Rawon. Walaupun berwarna hitam, jangan tertipu dengan warnanya, rasakan kenikmatannya hingga ke ujung lidah ketika mencobanya. Makanan ini saya terkenal di Jawa Timur. Hampir di setiap rumah

Cerita seputar Pempek kuliner khas Palembang tentunya tidak luput dari perkembangan kuliner indonesia yang tidak bisa dilepaskan dari akulturasi dengan bangsa lain terutama dengan Cina. Bangsa perantau ini memberikan kontribusi yang besar dalam perkembangan kuliner di Indonesia. Salah satu makanan

Rijsttafel (Bahasa Inggris : “Rice Table”) adalah penyajian beragam masakan dari beberapa Kepulauan Indonesia pada jaman kolonial, penyajian makanan ini sampai sekarang masih populer di Belanda. Namun jangan keliru, walaupun berakar pada Indonesia tetapi bisa berbeda dengan makanan Indonesia yang

Keumamah merupakan masakan yang tak asing lagi di kehidupan masyarakat Aceh. Ya, Keumamah makanan khas Aceh, lahir karena perang, populer hingga saat ini, memang makanan satu ini unik dan penuh heroik. Keumamah atau sering juga disebut dengan “Ungkoet Kayee”  atau

“You can’t just eat good food. You’ve got to talk about it too. And you’ve got to talk about it to somebody who understands that kind of food.”  ― Kurt Vonnegut, Jailbird Kita harus bertanya pada ahlinya, mungkin itu yang dimaksud oleh

“Mesti masak walaupun hanya seliter beras” kurang lebih begitu terjemahan Bahasa Indonesianya. Itulah pesan dari Almh. Hj. Tiah Suryati – pendiri Rumah Makan Bugel yang akan diingat terus oleh penurus-penerusnya. Maksud dari pesan dalam Bahasa Sunda itu kurang lebihnya adalah