Desember 22, 2014
Warna Nusantara (340 articles)
0 comments

AirAsia Indonesia Raih Penghargaan “Indonesia Leading International Low Cost Airline 2014/2015”

Pada tanggal 15 Desember 2014 lalu di Jakarta diadakan acara penganugerahan Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA), sebuah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh ITTA Foundation guna memberikan penghargaan terhadap para pelaku bisnis di bidang industri perjalanan dan pariwisata (travel and tourism) nasional yang telah memberikan pelayanan berkualitas tinggi.  The Indonesia Travel and Tourism Award diluncurkan pada tahun 2010. Penghargaan berfungsi untuk mengenali, menghargai dan merayakan semua pencapaian yang telah diraih oleh semua pelaku bisnis di bidang industri perjalanan dan pariwisata. Tujuannya adalah menciptakan kesadaran agar memberikan pelayanan yang berkualitas dalam industri pariwisata, karena industri ini menjadi penyokong pendapatan terbesar ketiga di Indonesia, sehingga pengusaha dibidang ini terus berusaha memberikan yang terbaik dan mampu bersaing dengan kuat untuk melayani pasar Indonesia.

Di acara ini AirAsia Indonesia berhasil meraih penghargaan Indonesia Leading International Low Cost Airline 2014/2015Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh Presiden ITTA Foundation, Panca Sarungu kepada AirAsia Indonesia yang diwakili oleh Capt. Imron Siregar selaku Director of Flight Operations dalam acara yang diselenggarakan di Grand Ballroom Ritz Carlton Jakarta, Mega Kuningan. Director of Flight Operations AirAsia Indonesia, Capt. Imron Siregar menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi yang berhasil ditorehkan tahun ini, “AirAsia Indonesia sangat bangga menerima penghargaan dari Indonesia Travel and Tourism Award Foundation. Penghargaan ini membuktikan adanya kepercayaan tinggi terhadap maskapai sehingga semakin mendorong kami untuk terus memberikan pelayanan yang inovatif dan berkualitas kepada seluruh pelanggan kami. Komitmen dan kerja keras seluruh Allstars (karyawan) AirAsia Indonesia merupakan kunci diraihnya penghargaan yang luar biasa ini.”

Penetapan AirAsia Indonesia sebagai ‘Indonesia Leading International Low Cost Airline’ tersebut didasarkan pada kualitas pelayanan dan kinerja yang diberikan oleh perusahaan sekaligus menilai kekuatan sebuah brand yang melayani pasar Indonesia. Adapun proses seleksi penilaian melalui beberapa tahapan mulai dari penilaian oleh Dewan Penasehat yang terdiri dari para pakar bidang industri perjalanan dan pariwisata, online voting oleh publik, sampai penelitian dan pengesahan hasil pemilihan yang dilakukan oleh Binus Business School. Presiden ITTA Foundation, Panca Sarungu mengatakan bahwa pemilihan yang dilakukan mulai Agustus hingga September 2014 ini melibatkan 24.490 pemilih yang terdaftar dari berbagai daerah di Indonesia dan negara tetangga diantaranya Australia, Amerika, Singapura, Malaysia, India dan negara lainnya. “ITTA Foundation merasa senang melaksanakan perhelatan besar bagi industri perjalanan dan pariwisata seperti ini. Jumlah pemilih yang kami peroleh tahun ini adalah yang terbesar bagi sebuah ajang penghargaan di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia terus berkembang dengan baik.”

Sekilas tentang AirAsia Indonesia, berdiri pada tanggal 8 Desember 2004 dari penggabungan 2 perusahaan, yaitu AirAsia International Ltd. dan PT. Awair International, sebuah maskapai lokal yang telah beroperasi sejak tahun 2000. Awalnya, AirAsia Indonesia dikenal dengan nama Awair. Pada tanggal 9 September 2005, perusahaan secara resmi berganti nama menjadi PT. Indonesia AirAsia. Seiring dengan perubahan tersebut, brand maskapai disesuaikan menjadi AirAsia Indonesia. Saat ini AirAsia Indonesia melayani penerbangan melalui 5 hub (stasiun penghubung) yang berada di Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, dan Medan. Dalam kurun waktu 10 tahun beroperasi, AirAsia Indonesia telah menerbangkan lebih dari 30 juta penumpang. Maskapai ini juga berhasil menguasai pangsa pasar penerbangan internasional di Indonesia selama empat tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2010, 2011, 2012, dan 2013. AirAsia Indonesia kini menerapkan kebijakan single fleet dengan mengoperasikan 30 unit pesawat yang seluruhnya adalah Airbus A320.

 

 

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *